Tips mengahadapi kesulitan

Tidak ada satu orangpun yang menginginkan berada dalam kesulitan yang berakibatkan keresahan, kekecewaan bahkan terkadang menjadi  prustasi. Namun dalam menjalani hidup tentu tidak selalu mulus, ada bahagia ada pula kecewa, di mana kondisi seperti itu adalah kenyataan hidup yang silih berganti. Hanya saja bagaimana mensikapi dikala ketidak beruntungan dan kekecewaan serta kesulitan itu menghampiri ?. Ini yang penting untuk mendapatkan jawaban yang tepat sebagai solusi untuk dapat keluar dari kondisi yang sulit.

Ketika kesulitan menghampiri, maka ada beberapa cara untuk mensikapinya, diantaranya :

Pertama : Sabar

Kesabaran adalah sangat diperlukan dalam menasikapi keadaan yang sulit.

Lalu apa yang dimaksud dengan kesabaran itu ?.

Kesabaran memiliki makna yang luas, namun secara umum yang dimaksud dengan kesabaran adalah menerima kondisi yang terjadi dengan keteguhan hati dan ketenangan fikiran.

Ke-dua, introspeksi diri

Melakukan evaluasi tendang diri sendiri yang meliputi pola fikir, pola sikap dan prilaku selama ini, mungkin ada kekurangan atau kekeliruan yang menyebabkan terjadinya suatu kusulitan yang sedang dialami. Keberanian mengevaluasi diri sendiri adalah merupakan hal yang sangat penting sebagai dasar dalam menentukan langkah – langkah selanjutnya untuk keluar dari suatu kesulitan.

Ke-tiga, merumuskan langkah – langkah yang tepat

Merumuskan tindakan yang tepat untuk keluar dari suatu kesulitan yang sedang dialami sanagat penting, sehingga dalam menyelesaikan suatu persoalan tidak menimbulkan permasalahan lainnya. Dalam merumuskan tindakan – tindakan yang bersifat solutif tersebut berlandaskan : pertama, berdasarkan pada pengalaman diri sendiri. Kedua pengalaman dari orang – orang lainnya. sehingga tindakan yang akan diambil menjadi solusi untuk keluar dari kesulitan yang sedang dihadapi.

Dan jika dianggap perlu alangkah baiknya juga bisa berkonsultasi terlebih dahulu kepada Pihak pihak yang tepat, berpengalaman dan bijaksana. Apabila berkonsultsi yang paling penting adalah berkonsultasilah kepada orang yang dapat dipercaya dan menjaga segala kerahasiaannya.

Ke-empat, tawaqqal kepada Allah subhanahu wata’a

Bertawaqqal kepada Allah subhanahu wata’ala dalam mengahadapi kesulitan yang sedang dihadapi merupakan sikap positif seorang hamba, karena bisa jadi Allah sudah mempersiapkan suatu keadaan yang lebih baik, lebih indah dan lebih membahagiakan pasca keadaan sulit tersebut

إِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا

Artinya :” Setiap kesulitan pasti akan ada kemudahan menyelesaikannya

         Yakinlah Allah tidak pernah mempersulit hamba-Nya. Karena hanya Allah yang mengetahui apa yang sesungguhnya terbaik baut Hamba-Nya. Memang pada umumnya manusia terlalu mudah kecewa bahkan berputus asa atas kesulitan yang dialami, sehingga terkadang jarang untuk memahami hikmah apa yang dibalik suatu peristiwa yang terjadi. ” Baik menurut manusia, belum tentu baik di sisi Allah, Buruk menurut manusia belum tentu itu buruk di sisi Allah

Bertawaqqal kepada Allah tidak hanya dalam mengadapi kesulitan tapi juga dalam mengambil tindakan – tindakan dalam rangka berusaha keluar dari suatu kesulitan itu. Karena sebagai manusia setiap pribadi pasti banyak kekeurangan, kelemahan dan kealpaan, terlebih lagi di mana bahwa manusia bukanlah penentu segala hasil yang akan dicapainya.

” Al Insanu mudabbir, Wallahu muqaddir.”

( manusia hanya dapat berusaha adapun yang menentukan Adalah Allah subhanahu wata’ala)

Kelima : Berdoa

Memperbanyak doa serta meningkatkan kedekatan diri dengan Allah subhanahu wata’ala sepanjang waktu dalam kondisi apapun juga.

Doa adalah permohonan seorang hamba yang ditunggu – tunggu oleh Allah subhanahu wata’ala. Dan Allah berjanji, bahwa siapa yang berdoa maka akan dikabulkannya.

ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ

Mintalah kepada-Ku, maka akan kukabulkan permintaan-mu

         Berharaplah kepada Allah subhanahu wata’la dengan penuh keyakinan akan segala kebaikan dari-Nya.

       Dialah penguasa alam semesta dan segala isinya,,

      Dialah yang maha kuasa menentukan segala – galanya,,

      Dialah yang maha mengetahui masa lalu dan masa akan datang tentang semua periswa yang telah terjadi serta yang akan terjadi,,

Jangan pernah ragu akan kasih sayang-Nya,,

Dialah yang Maha sayang kepada segenap makhluknya tanpa pernah membeda – bedakan warna kulit, ras dan suku bangsa.

Manusia yang bersalah, akan diampuni-Nya,,

Manusia yang lemah akan mendapatkan pertolongan-Nya,,

Manusia yang yang sedih, akan digembirankan-Nya,,

Karena itu bersimpuhlah disisi-Nya untuk mendapatkan segala kasih kasih sayang-Nya.

 

Penulis : Abi Rayyan

Mau sharing silahkan klik disini

Rekanan Kantor Hukum

http://www.lawfirm.or.id

 

Share

4 comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *