Evaluasi diri sebelum masuk ramadhan

Sebentar lagi akan kembali memasuki bulan suci ramdhan, tepatnya ramadhan 1439 hijriah, dimana seluruh umat Islam sudah selayaknya merasa gembira dikarenakan dibulan ramadhan memiliki berbagai keistimewaan dari Allah robbul izzati. Dan barang siapa bergembira dengan datangnya bulan suci ramadhan, maka akan mendapatkan kebaikan dan fahala dari Allah subhanahu wata’ala. sebagaimana sabda nabi Muhammad sallallahu alaihi wasallam.

أتاكم رمضان شهر مبارك. فرض الله عز وجل عليكم صيامه، تفتح فيه أبواب السماء، وتغلق فيه أبواب الجحيم، وتغلّ فيه مردة الشياطين، لله فيه ليلة خير من ألف شهر، من حرم خيرها فقد حرم

Telah datang kepada kalian ramadhan, bulan yang penuh berkah. Allah wajibkan kepada kalian puasa di bulan ini. Di bulan ini, akan dibukakan pintu-pintu langit, dan ditutup pintu-pintu neraka, serta setan-setan nakal akan dibelenggu. Demi Allah, di bulan ini terdapat satu malam yang lebih baik dari pada 1000 bulan. Siapa yang terhalangi untuk mendulang banyak pahala di malam itu, berarti dia terhalangi mendapatkan kebaikan. (HR. Ahmad, Nasai 2106, dan dishahihkan Syuaib al-Arnauth).

Untuk menyambut bulan ramadhan yang penuh berkah itu, maka perlu rasanya mengevaluasi diri bagi kaum muslimin yang sudah pernah melewati bulan suci ramadhan sebelumnya. Karena evaluasi merupa cara yang tepat dilakukan untuk melakukan persiapan – persiapan yang lebih baik untuk menyambut ramadhan di tahun ini.

Memang mengevaluasi diri sendiri tidak semudah yang diinginkan, oleh sebab itu dibutuhkan keteguhan hati agar dalam mengevaluasi diri bisa benar – benar jujur dan obyectif. Tidak banyak orang yang berani mengakui kesalahan atau kelemahannya sendiri. hal ini dikarenakan tidak konsisiten dengan iman yang ada dalam dirinya.

Evaluasi sama artinya dengan memperhitungkan tentang diri sendiri secara jujur untuk melakukan perbaikan – perbaikan dan peningkatan kualitas diri dalam menjalankan ibadah kepada Allah subhanahu wata’ala.

حَاسِبُوا أَنْفُسَكُمْ قَبْلَ أَنْ تُحَاسَبُوا، وَزِنُوها قَبْلَ أَنْ تُوزَنُوا، وَتَأهَّبُوا لِلْعَرْضِ الْأَكْبَرِ

Hendaklah kalian menghisab diri kalian sebelum kalian dihisab, dan hendaklah kalian menimbang diri kalian sebelum kalian ditimbang, dan bersiap-siaplah untuk hari besar ditampakkannya amal”
Avaluasi yang dilakukan diantaranya dapat dilakukan dengan menjawab beberapa pertanyaan berikut ini, yaitu :
  1. Ramadhan yang lalu telahkah berpuasa secara baik, sholat tarawih, sholat malam, baca quran dan shodaqah secara rutin ?
  2. Apakah ramadhan yang lalu sudah dapat merubah diri kejalan yang lebih baik ?
  3. Apakah rumah, tanah, kendaraan, pakian, perhiasan dan biaya hidup sehari – hari itu halal atau masih haramkah ?
  4. Apakah sikap dan prilaku sudah terhindar dari sikap dan prilaku yang mendholimi diri sendiri dan orang lain ?
  5. Apakah ibadah yang dilakukan mengadung lebih banyak berpura – pura dan show only ?
  6. Apakah tata cara beribadah sudah sesuai dengan tuntunan Allah dan rasul ?
Penulis : Abi Rayyan
Share

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *