Fitnah

        Pengertian masyhur masyarakat bahwa sesuatu yang dituduhkan kepada seseorang atau kepada kelompok /golongan atupun kepada sebuah institusi, dimana pihak – pihak yang tertuduh itu sesungguhnya tidak melakukan sesuai dengan tuduhan, maka itu dinamakan dengan fitnah.
       Fitnah merupakan prilaku manusia tercela, dimana prilaku tersebut tidak mungkin dilakukan oleh orang – orang yang tunduk dan patuh kepada Allah subhanahu wata’ala. Fitnah sebagai prilaku yang menyimpang tersebut berdampak tercemarnya nama baik seseorang sebiutkarena usaha seseorang untuk mencemarkan nama baik orang lain, terjadinya keresahan sosial bahkan bisa memperburuk hubungan dalam bermasyarakat.
Dalam pandangan islam, fitnah adalah suatu perbuatan yang sangat dilarang, diantaranya terdapat dalam beberapa ayat Al Quran berikut ini :
وَقَاتِلُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ الَّذِينَ يُقَاتِلُونَكُمْ وَلَا تَعْتَدُوا ۚ إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ الْمُعْتَدِينَ وَاقْتُلُوهُمْ حَيْثُ ثَقِفْتُمُوهُمْ وَأَخْرِجُوهُمْ مِنْ حَيْثُ أَخْرَجُوكُمْ ۚ وَالْفِتْنَةُ أَشَدُّ مِنَ الْقَتْلِ ۚ وَلَا تُقَاتِلُوهُمْ عِنْدَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ حَتَّىٰ يُقَاتِلُوكُمْ فِيهِ ۖ فَإِنْ قَاتَلُوكُمْ فَاقْتُلُوهُمْ ۗ كَذَٰلِكَ جَزَاءُ الْكَافِرِينَ .فَإِنِ انْتَهَوْا فَإِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَحِيمٌ .وَقَاتِلُوهُمْ حَتَّىٰ لَا تَكُونَ فِتْنَةٌ وَيَكُونَ الدِّينُ لِلَّهِ ۖ فَإِنِ انْتَهَوْا فَلَا عُدْوَانَ إِلَّا عَلَى الظَّالِمِينَ
Artinya :“Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, (tetapi) janganlah kamu melampaui batas, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.Dan bunuhlah mereka di mana saja kamu jumpai mereka, dan usirlah mereka dari tempat mereka telah mengusir kamu (Mekah); dan fitnah itu lebih besar bahayanya dari pembunuhan, dan janganlah kamu memerangi mereka di Masjidil haram, kecuali jika mereka memerangi kamu di tempat itu. jika mereka memerangi kamu (di tempat itu), Maka bunuhlah mereka. Demikianlah Balasan bagi orang-orang kafir.Kemudian jika mereka berhenti (dari memusuhi kamu), Maka Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Dan perangilah mereka itu, sehingga tidak ada fitnah lagi dan (sehingga) ketaatan itu hanya semata-mata untuk Allah. jika mereka berhenti (dari memusuhi kamu), Maka tidak ada permusuhan (lagi), kecuali terhadap orang-orang yang zalim.”
(QS. Al Baqarah : 190-193)
وَٱتَّقُواْ فِتۡنَةً۬ لَّا تُصِيبَنَّ ٱلَّذِينَ ظَلَمُواْ مِنكُمۡ خَآصَّةً۬‌ۖ وَٱعۡلَمُوٓاْ أَنَّ ٱللَّهَ شَدِيدُ ٱلۡعِقَابِ
Artinya : Dan peliharalah dirimu daripada siksaan yang tidak khusus menimpa orang-orang yang zalim saja di antara kamu. Dan ketahuilah bahwa Allah amat keras siksaan-Nya ( Q.S. Al Anfal : 25 )
bersambung ….

Penulis : Abi Rayyan

  • Apabila terdapat kekeliruan /melanggar perundang – undanagn / berdapak pada keresahan masyarakat /atau melanggar hak intelektual Pihak – Pihak tertentu, maka akan segera kami hentikan publikasikan artikel tersebut. Adapun konfirmasi dapat menghubungi kami melului : +6282221897286
  • Materi pada artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis.

Share

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *