Perjalanan Hidup Manusia

.

ALAM RUH

Awal dari keberadaan manusia adalah ketika ruhnya diciptakan jauh sebelum manusia itu hadir di alam dunia ini. Ruh merupakan makhluk Allah subhanahu wataala yang tidak dapat diraba, dipandang dalam suatu bentuk tertentu oleh seorang manusiapun termasuk dirinya seseorang terhadap runya tersebut. Namun ruh memiliki peran yang sangat penting  bagi kehidupan manusia.

Dalam ajaran Islam ruh merupakan rahasia Allah subhanahu wata’ala, dimana manusia hanya sekedar mendapat khabar yang sangat terbatas.

وَيَسۡـَٔلُونَكَ عَنِ ٱلرُّوحِ‌ۖ قُلِ ٱلرُّوحُ مِنۡ أَمۡرِ رَبِّى وَمَآ أُوتِيتُم مِّنَ ٱلۡعِلۡمِ إِلَّا قَلِيلاً۬

Dan mereka bertanya kepadamu tentang roh. Katakanlah: “Roh itu termasuk urusan Tuhan-ku, dan tidaklah kamu diberi pengetahuan melainkan sedikit”

Manusia menjadi sempurna penciptaannya serta mendapatkan derajat mulia, bahkan para malaikatpun diperintahkan untuk bersujud adalah ketika seorang manusia itu telah ditiupkan ruh kedalam jasadnya.

إِذۡ قَالَ رَبُّكَ لِلۡمَلَـٰٓٮِٕكَةِ إِنِّى خَـٰلِقُۢ بَشَرً۬ا مِّن طِينٍ۬

[Ingatlah] ketika Tuhanmu berfirman kepada malaikat: “Sesungguhnya Aku akan menciptakan manusia dari tanah”

هَلۡ أَتَىٰ عَلَى ٱلۡإِنسَـٰنِ حِينٌ۬ مِّنَ ٱلدَّهۡرِ لَمۡ يَكُن شَيۡـٴً۬ـا مَّذۡكُورًا

Bukankah telah datang atas manusia satu waktu dari masa, sedang dia ketika itu belum merupakan sesuatu yang dapat disebut?

فَإِذَا سَوَّيۡتُهُ ۥ وَنَفَخۡتُ فِيهِ مِن رُّوحِى فَقَعُواْ لَهُ ۥ سَـٰجِدِينَ

Maka apabila telah Kusempurnakan kejadiannya dan Kutiupkan kepadanya roh [ciptaan]Ku; maka hendaklah kamu tersungkur dengan bersujud kepadanya

ALAM RAHIM

Selain Adam Alaihissalam dan Siti Hawa alaihassalam, maka setiap diri manusia melalui perantara rahim orang tuanya berproses dari air mani menjadi segumpal darah, lalu menjadi daging yang berbentuk seorang manusia.

ثُمَّ خَلَقۡنَا ٱلنُّطۡفَةَ عَلَقَةً۬ فَخَلَقۡنَا ٱلۡعَلَقَةَ مُضۡغَةً۬ فَخَلَقۡنَا ٱلۡمُضۡغَةَ عِظَـٰمً۬ا فَكَسَوۡنَا ٱلۡعِظَـٰمَ لَحۡمً۬ا ثُمَّ أَنشَأۡنَـٰهُ خَلۡقًا ءَاخَرَ‌ۚ فَتَبَارَكَ ٱللَّهُ أَحۡسَنُ ٱلۡخَـٰلِقِينَ

Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian Kami jadikan dia makhluk yang [berbentuk] lain. Maka Maha Sucilah Allah, Pencipta Yang Paling Baik. ( Al mukminun : ayat 14 )

Proses di alam rahim tidak ada seorangpun yang dapat menentukan dirinya seperti apa ketika lahir ke alam dunia. Di mana seluruh proses di alam rahim tersebut merupakan sebab akibat yang sesuai kehendak dari Allah subhanahu wata’ala sebagai Sang Kholik yang Maha sempurna.

ٱلَّذِىٓ أَحۡسَنَ كُلَّ شَىۡءٍ خَلَقَهُ ۥ‌ۖ وَبَدَأَ خَلۡقَ ٱلۡإِنسَـٰنِ مِن طِينٍ۬ (٧) ثُمَّ جَعَلَ نَسۡلَهُ ۥ مِن سُلَـٰلَةٍ۬ مِّن مَّآءٍ۬ مَّهِينٍ۬ (٨) ثُمَّ سَوَّٮٰهُ وَنَفَخَ فِيهِ مِن رُّوحِهِۦ‌ۖ وَجَعَلَ لَكُمُ ٱلسَّمۡعَ وَٱلۡأَبۡصَـٰرَ وَٱلۡأَفۡـِٔدَةَ‌ۚ قَلِيلاً۬ مَّا تَشۡڪُرُونَ

Yang membuat segala sesuatu yang Dia ciptakan sebaik-baiknya dan Yang memulai penciptaan manusia dari tanah. (7) Kemudian Dia menjadikan keturunannya dari saripati air yang hina [air mani]. (8) Kemudian Dia menyempurnakan dan meniupkan ke dalam [tubuh]nya roh [ciptaan] -Nya dan Dia menjadikan bagi kamu pendengaran, penglihatan dan hati; [tetapi] kamu sedikit sekali bersyukur. (9) ( Q.S. Assajadah 7 – 9 )

ALAM DUNIA

Setelah mengalami suatu proses secara bertahap dan konsisten dengan jumlah hitungan bulan yang telah Allah tentukan, maka lahirlah seorang manusia ke alam dunia yang fana ini.

Tidak ada seorang manusiapun yang lahir ke al;am dunia ini atas rencananya. Seseorang tidak ada pilihan lain, kecuali harus menerima siapa Ayah dan Ibundanya, bagaimana warna kulit dan bentuk rupanya serta dibagian alam mana seseorang itu memulai kehidupannya. Prihal seperti tersebut, bahkan tidak dipahami hingga seseorang menjadi dewasa.

وَهُوَ ٱلَّذِى جَعَلَڪُمۡ خَلَـٰٓٮِٕفَ ٱلۡأَرۡضِ وَرَفَعَ بَعۡضَكُمۡ فَوۡقَ بَعۡضٍ۬ دَرَجَـٰتٍ۬ لِّيَبۡلُوَكُمۡ فِى مَآ ءَاتَٮٰكُمۡ‌ۗ إِنَّ رَبَّكَ سَرِيعُ ٱلۡعِقَابِ وَإِنَّهُ ۥ لَغَفُورٌ۬ رَّحِيمُۢ (١٦٥)

Dan Dialah yang menjadikan kamu penguasa-penguasa di bumi dan Dia meninggikan sebahagian kamu atas sebahagian [yang lain] beberapa derajat, untuk mengujimu tentang apa yang diberikan-Nya kepadamu. Sesungguhnya Tuhanmu amat cepat siksaan-Nya, dan sesungguhnya Dia Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (165)( Q.S.Ar rum : 165 )

ذَٲلِكَ عَـٰلِمُ ٱلۡغَيۡبِ وَٱلشَّهَـٰدَةِ ٱلۡعَزِيزُ ٱلرَّحِيمُ (٦) ٱلَّذِىٓ أَحۡسَنَ كُلَّ شَىۡءٍ خَلَقَهُ ۥ‌ۖ وَبَدَأَ خَلۡقَ ٱلۡإِنسَـٰنِ مِن طِينٍ۬ (٧) ثُمَّ جَعَلَ نَسۡلَهُ ۥ مِن سُلَـٰلَةٍ۬ مِّن مَّآءٍ۬ مَّهِينٍ۬ (٨) ثُمَّ سَوَّٮٰهُ وَنَفَخَ فِيهِ مِن رُّوحِهِۦ‌ۖ وَجَعَلَ لَكُمُ ٱلسَّمۡعَ وَٱلۡأَبۡصَـٰرَ وَٱلۡأَفۡـِٔدَةَ‌ۚ قَلِيلاً۬ مَّا تَشۡڪُرُونَ (٩) وَقَالُوٓاْ أَءِذَا ضَلَلۡنَا فِى ٱلۡأَرۡضِ أَءِنَّا لَفِى خَلۡقٍ۬ جَدِيدِۭ‌ۚ بَلۡ هُم بِلِقَآءِ رَبِّہِمۡ كَـٰفِرُونَ (١٠)

Yang demikian itu ialah Tuhan Yang mengetahui yang ghaib dan yang nyata, Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang, (6) Yang membuat segala sesuatu yang Dia ciptakan sebaik-baiknya dan Yang memulai penciptaan manusia dari tanah. (7) Kemudian Dia menjadikan keturunannya dari saripati air yang hina [air mani]. (8) Kemudian Dia menyempurnakan dan meniupkan ke dalam [tubuh]nya roh [ciptaan] -Nya dan Dia menjadikan bagi kamu pendengaran, penglihatan dan hati; [tetapi] kamu sedikit sekali bersyukur. (9) Dan mereka berkata: “Apakah bila kami telah lenyap [hancur] di dalam tanah, kami benar-benar akan berada dalam ciptaan yang baru [5]. Bahkan [sebenarnya] mereka ingkar akan menemui Tuhannya.” (10) ( Q.S. Asajadah 6 -10 )

Alam dunia merupakan tempat untuk menetukan alam berikutnya. Dimana seseorang tidak dapat menentukan tentang dirinya ketika awal mula hadir di alam dunia, maka sebaliknya bahwa didunia seserang dapat menetukan nasibnya ketika di alam akhirat kelak. Pilihan ada pada setia diri manusia, apakah memilih kebahgian di akhirat kelak ataupun membiarkan dirinya hidup terhina dan sengsara di akhirat kelak.

Secara akal sehat, jika dapat memilih, maka seseorang sudah pasti akan memilih yang terbaik dan terindah baik didunia mapun diakhirat kelak.

………….. bersambung……………..

Saran dan informasi

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.